Kategori Artikel
Upaya Mencegah Dampak Negatif dari Perkembangan Teknologi Melalui Penguatan Nilai Pancasila Pada Generasi Muda
Bella Musfika Dewi
Abstrak
Generasi muda merupakan yang mudah beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan informasi. Melalui media sosial dan internet kini semua hal dapat diakses dengan mudah. Kemudahan dalam perkembangan teknologi ini tentu tidak hanya memberikan dampak positif, namun turut juga membawa dampak negatif khususnya pada generasi muda. Dampak negatif tersebut diantaranya adanya tawuran antar pelajar sampai dengan pergaulan bebas. Melalui generasi muda juga menjadi celah untuk budaya asing masuk ke Indonesia dengan mudahnya sehingga melunturkan budaya nasional pada generasi muda. Generasi muda merupakan garda terdepan yang memiliki peran penting dalam kemajuan bangsa sehingga perlu untuk dikuatkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai upaya awal untuk mencegah lunturnya rasa nasionalisme. Penguatan nilai Pancasila pada generasi muda ini dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu menekankan Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara, menanamkan rasa nasionalisme terhadap budaya bangsa Indonesia, dan menolak segala bentuk ajaran atau paham, dan ideologi yang bertentangan dengan nilai Pancasila. Penulisan ini bertujuan untuk menguatkan nilai Pancasila yang sudah mulai luntur dikalangan anak muda sehingga dapat mencegah dampak negatif dari pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Penulisan ini diharapkan mampu menambah pengetahuan nilai Pancasila pada generasi muda sehingga menguatkan sikap bela negara yang pada akhirnya mampu mencegah adanya perlakuan menyimpang yang merugikan bangsa dan negara.
Kata Kunci : Teknologi, Nilai Pancasila, Generasi Muda
Abstract
The younger generation is the one who easily adapts to technological and information advances. Through social media and the internet, now everything can be accessed easily. The convenience in the development of this technology certainly not only has a positive impact, but also has a negative impact, especially on the younger generation. These negative impacts include brawls between students to promiscuity. Through the younger generation, it is also a gap for foreign culture to enter Indonesia easily, thus diluting the national culture in the younger generation. The young generation is the vanguard who has an important role in the progress of the nation, so it is necessary to reinforce the values of Pancasila as an initial effort to prevent the fading of the sense of nationalism. Strengthening the value of Pancasila in the younger generation can be done in several ways, namely emphasizing Pancasila as a view of life and the basis of the state, instilling a sense of nationalism in the culture of the Indonesian nation, and rejecting all forms of teachings or understandings, and ideologies that are contrary to the values of Pancasila. This writing aims to strengthen the value of Pancasila which has begun to fade among young people so that it can prevent the negative impact of the rapid development of technology and information. This writing is expected to be able to increase knowledge of Pancasila values in the younger generation so as to strengthen the attitude of defending the country which in the end is able to prevent deviant treatment that is detrimental to the nation and state.
Keywords : Technology, Pancasila Values, Young Generation
A. Pendahuluan
Perkembangan teknologi dan informasi di Indonesia telah memberikan banyak perubahan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Banyak kemudahan yang didapatkan dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi. Kemudahan dalam mencari sumber pengetahuan sampai dengan mencari sumber penghasilan juga dapat mudah dilakukan, sehingga mampu meningkatkan perekonomian dalam masyarakat.1 Adanya perkembangan teknoogi tersebut, selain memberikan kemudahan juga tidak terlupa turut memberikan dampak negatif dalam berkehidupan, hal ini karena teknologi sangat erat hubungannya dalam kehidupan dan kesibukan setiap individu baik yang muda ataupaun yang tua. Maka perlu adanya penguatan nilai nilai ideologi Pancasila untuk membentengi diri terhadap ancaman negatif perkembangan teknologi khususnya bagi generasi muda.
Mengapa generasi muda? Karena generasi muda merupakan agen perubahan bangsa yang akan meneruskan segala perjuangan untuk menuju bangsa Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera.2 Generasi muda atau yang sering disebut dengan Gen Z ini mengambil peran penting dalam kemajuan bangsa karena generasi muda adalah kelompok individu yang dalam kehidupannya sering berinteraksi dengan teknologi. Sehingga bukan menjadi suatu yang awam lagi teknologi bagi generasi muda khususnya Gen Z. Oleh karena itu, adanya perkembangan teknologi yang ada perlu diimbangi dengan penguatan nilai Pancasila dalam diri para generasi muda agar pengaruh negatif perkembangan teknologi ini dapat dicegah dan tidak mengikis nilainilai luhur Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.
Pancasila sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang didalamnya terkandung nilai-nilai luhur yang membentuk identitas, karakter, dan arah pembangunan negara Indonesia. Pancasila sebagai pandangan hidup memiliki nilainilai dasar atau nilai fundamental yang perlu dipegang teguh oleh warga negara Indonesia diantaranya :
1. Pancasila sebagai pandangan hiudp, merupakan seperangkat nilai dan prinsip yangmengarahkan dalam hal berperilaku dan beretikabagi setiap individu. Pancasilamengajarkan untuk hidup dengan berlandaskan kepada Ketuhanan yang Maha Esa,menghormati martabat kemanusiaan, berlaku adil dan beradab disegala aspekkehidupan.
2. Pancasila sebagai dasar negara, dalam hal ini pancasila memeiliki kedudukanpenting dalam sistem hukum pemerintahan. Pancasila sebagai ideologi dan landasarutama bagi penyususnan konstitusi Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar 1945.Melalui ini memberikan artian bahwa dalam berkehidupan warga negara Indonesiaperlu menjadikan Pancasila sebagai dasar untuk hidup berbangsa dan bernegara.
Sebagai dasar negara, Pancasila merupakan suatu dasar yang tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun, Pancasila memiliki peran sentral dalam membentuk identitas bangsa Indonesia serta menentukan arah pembangunan negara, sedangkan sebagai pandangan hidup, Pancasil memegang peranan penting untuk membimbing setiap warga negara untuk hidup dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
Melihat fenomena di era perkembangan teknologi sekarang ini, tidak sedikit berita yang memperlihatkan generasi muda melakukan hal-hal yang merugikan bangsa, diantaranya yaitu masih maraknya generasi melakukan tawuran pelajar, masih tingginya tingkat pergaulan bebas sehingga menimbulkan pernikahan dini. Menurut laporan indikator Kesejahteraan Rakyat tahun 2024 olrh Badan Pusat Statistik, jumlahnya sebanyak 49,58% yang mana angka itu naik sebesar 0,57% dari tahun 2023.3 Selain itu yang juga sering ditemui pada kalangan generasi muda dimasyarakat yaitu menurunya rasa sikap hormat terhadap orang yang lebih tua, kurang sukanya memakai produk dalam negeri atau produk lokal dengan lebih memilih menggunakan produk dari luar negeri. Contoh-contoh tersebut, merupakan bentuk dari melemahnya penanaman niali-nilai Pancasila dalam setiap diri warga negara Indonesia.
Berbicara terkait penguatan nilai Pancasila pada generasi muda ini, berarti pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila perlu sejalan dengan dinamika perkembangan zaman perkembangan teknologi. Habibi dalam tulisannya menjelaskan bahwa keadaan jati diri bangsa Indonesia saat ini, bisa dipelajari dan ditentukan dengan melihat perilaku dan kepribadian warga negara Indonesia khususnya pada generasi muda. Hal itu menjadi pondasi utama bangsa Indonesia yang terlihat dalam kehidupan sehari-harinya. Penguatan nilai-nilai Pancasila juga dapat dilakukan dengan menggali pandangan-pandangan generasi muda terkait nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.4 Melihat fenomena-fenomena tersbeut, maka perlu untuk dilakuak upaya penguatan nilai Pancasila sebagai salah satu langkah preventif dalam menanggulangi dampak negatif dari perkembangan teknologi saat ini.
