Wakil Ketua PA Pelaihari mengikuti Training Fair Trial bagi Penyandang Disabilitas di Swiss Belhotel Balikpapan
website Pengadilan Agama Pelaihari memberikan kemudahan kepada masyarakat penyandang disabilitas. silahkan blok tulisan. agar kami dapat membacakannya   Click to listen highlighted text! website Pengadilan Agama Pelaihari memberikan kemudahan kepada masyarakat penyandang disabilitas. silahkan blok tulisan. agar kami dapat membacakannya Powered By GSpeech
gspeech_html   Click to listen highlighted text! gspeech_html Powered By GSpeech

Seputar Peradilan

Kamis, 10 Maret 2022

Wakil Ketua PA Pelaihari ikuti Training Fair Trial bagi Penyandang Disabilitas 

fair1

Akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas berhadapan dengan hukum penting untuk mewujudkan kesamaan kesempatan bagi penyandang disabilitas sebagai subyek hukum yang memiliki kapasitas hukum yang sama dengan non-disabilitas.

fair3

Bagaimana agar saksi korban sebagai penyandang disabilitas rungu wicara dapat memberikan keterangan terkait peristiwa pemerkosaan yang dialaminya di tengah hambatan yang ada, sementara tidak ada saksi lain yang mengetahui secara langsung peristiwa tersebut? Itulah materi role play fair trial yang menjadi salah satu agenda dalam training fair trial bagi penyandang disabilitas yang berhadapan dengan hukum bagi hakim pada hari ini, Kamis (10/3).

fair2

Wakil Ketua Pengadilan Agama Pelaihari, Muhamad Isna Wahyudi, S.H.I., M.S.I, berkesempatan menjadi peserta training yang dilaksanakan oleh Pusdiklat Teknis Peradilan Mahkamah Agung RI melalui jalur penunjukan. Training dilaksanakan metode blended learning, yang dibagi menjadi dua tahapan, pembelajaran mandiri e-learning pada tanggal 1 sampai dengan 4 Maret di satker masing-masing dan pembelajaran klasikal pada tanggal 7 sampai dengan 11 Maret di Swiss Belhotel Balikpapan. Training diikuti oleh 36 hakim dari 4 lingkungan peradilan wilayah hukum Kaltim dan Kalsel. Narasumber dalam training melibatkan aktivis difabel, penyandang disabilitas tuli, dan dari PUSHAM UII.

fair4fair5

Melalui training tersebut diharapkan para peserta memiliki kemampuan untuk mewujudkan fair trial bagi penyandang disabilitas dalam proses persidangan serta melakukan sosialisasi di masing-masing satker untuk mewujudkan aksesibilitas dan akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas yang berhadapan dengan hukum, baik terkait layanan, kebijakan atau SOP, maupun sarana dan prasarana.

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech